9.3.07

Kode 99

Kaum mistik menaruh perhatian yang sangat besar terhadap angka. Setiap abjad diidentikkan dengan angka tertentu, dan setiap angka memiliki getaran energi yang berbeda-beda. Ilmu tentang angka ini dikenal dengan numerologi.

Dari sepuluh urutan angka yang ada, yaitu 0 sampai 9, angka 9 memiliki kedudukan yang istimewa. Angka 9 diyakini mempunyai kekuatan supranatural yang berkaitan dengan dewa-dewa. Apabila kita mau sedikit bermain matematika, kita akan mendapati bahwa angka 9 ini memang unik. Angka berapapun apabila dikalikan 9 maka hasilnya setelah dijumlahkan hingga satu digit pasti akan kembali ke angka 9. Sebagai contoh, 5 x 9 = 45. 4 + 5 = 9. Contoh lain, 12 x 9 = 108. 1 + 0 + 8 = 9.

Dalam kaitannya dengan penyembahan dewa-dewa, penghitungan nilai numerik pada beberapa nama yang diidentikkan dengan dewa akan jatuh pada angka 9.

Contoh pertama adalah Zeus, dewa bangsa Yunani. Perhitungan nilai numeriknya adalah sebagai berikut:
Zeta = 7
Epsilon = 5
Upsilon = 400
Sigma = 200

Total nilai numerik nama Zeus adalah 612 yang apabila tiap angkanya dijumlahkan hingga satu digit akan menjadi 6+1+2 = 9

Contoh ke dua adalah Aum, suku kata yang oleh penganut Hindu maupun Budha diyakini sebagai eksistensi awal semesta. Perhitungan nilai numeriknya adalah sebagai berikut:
Alpha = 1
Upsilon = 400
Mu = 40

Total nilai numerik nama Aum adalah 441 yang apabila tiap angkanya dijumlahkan hingga satu digit akan menjadi 4+4+1 = 9

Contoh ke tiga adalah Amen, dewa berhala bangsa Mesir kuno. Perhitungan nilai numeriknya adalah sebagai berikut:
Alpha = 1
Mu = 40
Eta = 8
Nu = 50

Total nilai numerik Amen adalah 99 yang apabila tiap angkanya dijumlahkan hingga satu digit akan menjadi 9+9 = 18. 1+8 = 9

Mungkin angka 99 yang menjadi nilai numerik Amen mengingatkan Anda pada ajaran tentang jumlah nama Tuhan (asmaul-husna). Kita tentu sudah sangat akrab dengan angka cantik 99 yang dikaitkan dengan jumlah asmaul-husna. Malahan, ada hadis yang mengatakan bahwa siapa yang menghafalnya akan masuk surga.

Pertanyaannya adalah, apakah benar nama-nama Tuhan yang ada di dalam Quran berjumlah 99? Untuk menjawabnya kita tinggal memeriksa apakah ada nama lain selain dari 99 asmaul-husna tersebut di dalam Quran.

Ternyata masih ada banyak nama Tuhan di dalam Quran selain 99 nama yang sangat populer itu. Anda mungkin sering mendengar akhir ayat Quran yang berbunyi “Innallaha syadiidul ‘iqaab”. Arti penggalan ayat itu adalah “Sesungguhnya Tuhan keras dalam pembalasan”. Penggalan ini sedikitnya ditemukan dalam sepuluh ayat Quran. Dan kita sudah mendapatkan satu nama baru, yaitu “as-Syadiid” yang artinya “Yang Keras”. Dua di antara ayat Quran yang memuat nama Tuhan “as-Syadiid” adalah ayat 2:196 dan 2:211.

Masih penggalan akhir ayat, Anda juga tentu tidak asing dengan bunyi “Wallahu sarii ’ul hisaab”. Penggalan ayat tersebut berarti, “Dan Tuhan cepat dalam perhitungan”. Kalimat ini tercantum pada sekurang-kurangnya delapan ayat di dalam Quran. Berarti sekarang kita sudah mendapatkan nama baru yang ke dua, yaitu “as-Sari’” yang artinya “Yang Cepat”. Dua di antara ayat Quran yang memuat nama Tuhan “as-Sari’” adalah 2:202 dan 3:19.

Dalam pengamatan kami masih banyak ayat-ayat Quran yang mengandung nama-nama Tuhan. Ada Yang Pembukti (al-Burhan), Yang Sempurna (at-Taam), Yang Benar (as-Shadiq), Yang Menolong (an-Nashir), Yang Mencipta (al-Fathir), Yang Mengatur (al-Mudabbir), Yang Memberi Nikmat (al-Mun’im), Yang Mengalahkan (al-Ghallab), Yang Menyesatkan (al-Mudhallin), Yang Lebih Baik (al-Khair), dan Yang Mengutus (al-Mursil). Kesemuanya adalah nama-nama Tuhan di luar yang 99 nama.

Dengan ditemukannya banyak asmaul-husna lain di dalam Quran selain dari yang 99 nama, maka klaim hadis bahwa Tuhan mempunyai 99 nama runtuh sudah. Jangan lagi kita kaitkan angka 99 dengan nama Tuhan.

Sebagaimana sudah disinggung di atas, angka 99 kita temukan ketika melakukan penghitungan nilai numerik terhadap nama dewa berhala Mesir kuno, Amen. Di dalam tradisi Islam juga ada ajaran untuk menyeru amin/amen. Tradisi yang tidak berdasar pada Quran ini bersumber dari hadis.

Hadis tentang 99 nama Tuhan, dan juga hadis tentang pengucapan amin/amen berasal dari orang yang sama bernama Abdul Syam (secara harfiah berarti: hamba matahari). Tidak banyak yang mengenali nama tersebut, maupun namanya setelah menyatakan bertukar agama dari Yahudi ke Islam dua tahun menjelang wafatnya Nabi, yaitu Abdurrahman bin Sakhir. Kita lebih kenal dengan gelarannya yang sangat populer, yaitu Abu Hurairah.

Apa motivasi Abu Hurairah mengaitkan nama Tuhan dengan angka 99 yang notabene adalah nilai numerik Amen si dewa matahari? Apa motivasi Abu Hurairah meletakkan nama Amin/Amen di lisan umat Islam? Adakah benang merah di balik semua ini, atau semuanya hanya kebetulan saja?

Mari kita renungkan.

Share on Facebook

Artikel Terkait:

1 comments:

aes mengatakan...

kelenik versi arab dan india

Posting Komentar

Tolong jangan 'Anonymous'. Pilih 'Name/URL' lalu cantumkan nama panggilan anda untuk memudahkan sapaan. Kolom URL bisa dikosongkan saja. Terima kasih