27.6.07

Doa-Doa di Dalam Quran

Ada banyak doa-doa di dalam Quran. Sebagian adalah doa yang diucapkan oleh para nabi dan orang-orang baik, sebagiannya lagi adalah doa yang memang sengaja diajarkan Tuhan kepada manusia.

Di bawah ini kami himpunkan sebagian dari doa-doa yang terdapat di dalam Quran tersebut. Doa-doa ini dapat kita gunakan saat meminta kepada Tuhan baik di dalam salat maupun di luar salat.

Juga tidak tertutup kemungkinan bahwa kita terinspirasi untuk merangkai kalimat doa kita sendiri setelah membaca contoh-contoh doa di dalam Quran.

- Doa Nabi Ibrahim
(damai atasnya) ketika menaikkan pondasi Baitullah bersama Nabi Ismail (damai atasnya) memohon keberserahdirian dan diterimanya tobat

”Wahai Tuan kami, jadikanlah kami tunduk patuh kepada Engkau, dan dari keturunan kami, umat yang berserah diri kepada Engkau; dan perlihatkanlah kepada kami peribadatan kami, dan terimalah tobat kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Menerima Tobat, Yang Pengasih.” (Quran 2:128)


- Doa memohon kebaikan di dunia dan di akhirat, serta perlindungan dari siksaan api (neraka)

”Wahai Tuan kami, berilah kami kebaikan di dunia, dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksaan api (neraka).” (Quran 2:201)

Di atas adalah contoh doa orang yang selesai melakukan ibadah haji. Doa memohon kebaikan di dunia dan akhirat adalah lebih baik bila dibandingkan dengan doa orang yang hanya meminta untuk di dunia saja. Lihat Quran 2:200.


- Doa Thalut dan tentaranya memohon kesabaran, keteguhan, dan pertolongan ketika menghadapi Jalut dan tentaranya

”Wahai Tuan kami, tuangkanlah kepada kami kesabaran, dan teguhkanlah kaki kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang ingkar.” (Quran 2:250)

Thalut adalah seorang raja yang dibangkitkan Tuhan di kalangan keturunan Israel. Pada kisah peperangan di atas akhirnya Jalut dibunuh oleh Nabi Daud
(damai atasnya). Kisah selengkapnya dapat dibaca di Quran 2:246-251.


- Doa memohon disingkirkan beban dan diberikan keampunan serta pertolongan

”Wahai Tuan kami, janganlah Engkau mempertanggungjawabkan kami jika kami lupa, atau membuat kesesatan. Wahai Tuan kami, janganlah Engkau membebankan kami sebagaimana Engkau telah membebankan orang-orang yang sebelum kami. Wahai Tuan kami, janganlah Engkau membebankan kami melebihi apa yang kami ada kekuatan untuk memikul, dan maafkanlah kami, dan ampunilah kami, dan kasihilah kami; Engkau Pelindung kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang ingkar.” (Quran 2:286)


- Doa memohon supaya hati ditetapkan dalam petunjuk

”Wahai Tuan kami, janganlah simpangkan jantung (hati) kami setelah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan berilah kami kasih sayang dari sisi Engkau; sesungguhnya Engkaulah Yang Pemberi.” (Quran 3:8)


- Doa nabi dan orang-orang yang berjuang bersama beliau memohon ampunan, keteguhan, dan pertolongan terhadap kaum yang ingkar

”Wahai Tuan kami, ampunilah kami atas kesalahan-kesalahan kami, dan atas apa yang berlebihan dalam urusan kami, dan teguhkanlah kaki kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang ingkar.” (Quran 3:147)


- Doa memohon pengampunan dan dilepaskan dari kejahatan diri

”Wahai Tuan kami, ampunilah kami atas kesalahan-kesalahan kami, dan lepaskanlah kami dari kejahatan-kejahatan kami, dan matikanlah kami berserta orang-orang yang taat.” (Quran 3:193)


- Doa Nabi Isa
(damai atasnya) memohon diberi rezeki

”Wahai Tuhan, Tuan kami, ... berilah rezeki untuk kami; Engkau yang terbaik dari pemberi-pemberi rezeki.” (Quran 5:114)


- Doa para ahli sihir Firaun memohon kesabaran setelah menyatakan diri menjadi orang-orang yang berserah diri

”Wahai Tuan kami, tuangkanlah kepada kami kesabaran dan matikanlah kami dalam keberserahdirian.” (Quran 7:126)

Keberserahdirian para ahli sihir tersebut terjadi setelah Nabi Musa
(damai atasnya) menaklukkan tipu daya sihir mereka. Firaun sangat marah dengan pembelotan para ahli sihirnya, dan mengancam akan memotong tangan dan kaki mereka serta menyalib mereka.


- Doa Nabi Musa memohon kebinasaan dan kesesatan bagi Firaun

”Tuan kami, biarkanlah mereka sesat dari jalan Engkau. Tuan kami, hapuskanlah harta-harta mereka, dan keraskanlah hati mereka supaya mereka ingkar, sehingga mereka melihat siksaan yang pedih.” (Quran 10:88)

Nabi Musa dikenal sebagai seorang nabi bertemperamen keras. Ketika telah nyata keingkaran dan makar Firaun maka Nabi Musa meminta kepada Tuhan agar hati Firaun dibiarkan keras dalam kesesatan dan hartanya dilenyapkan.

Nabi Musa tidak ditegur karena doa beliau yang ”ekstrem” ini. Tuhan mengabulkan doa Nabi Musa, dan memerintahkan beliau berlaku lurus.


- Doa Nabi Ibrahim memohon keamanan negeri dan dijauhkannya keturunan dari menyembah berhala

”Wahai Tuanku, jadikanlah negeri ini aman, dan jauhkanlah aku dan anak-anakku dari menyembah patung-patung.” (Quran 14:35)


- Doa Nabi Ibrahim memohon kecenderungan hati manusia kepada keturunan beliau dan rezeki berupa buah-buahan

”Wahai Tuan kami ... jadikanlah jantung (hati) manusia berkeinginan padanya dan berilah rezeki mereka dengan buah-buahan, mudah-mudahan mereka berterima kasih.” (Quran 14:37)


- Doa Nabi Ibrahim memohon agar dirinya dan keturunannya digolongkan sebagai orang-orang yang salat

”Wahai Tuanku, jadikanlah aku seorang yang melakukan salat, dan dari keturunanku. Wahai Tuan kami, dan terimalah doaku.” (Quran 14:40)


- Doa memohon kasih sayang Tuhan untuk kedua orang tua

”Wahai Tuanku, kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka memelihara aku ketika aku kecil.” (Quran 17:24)


- Doa ketika berjaga pada sebagian malam sebagai suatu ibadah tambahan

”Wahai Tuanku, masukkanlah aku pada tempat masuk yang benar, dan keluarkanlah aku pada tempat keluar yang benar; dan jadikanlah bagiku dari sisi Engkau kuasa yang menolong.” (Quran 17:80)


- Doa Nabi Zakaria
(damai atasnya) memohon keturunan

”Wahai Tuanku, sesungguhnya tulang-tulang di dalamku telah menjadi lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban. Dan dalam doa kepada Engkau, wahai Tuanku, aku tidak pernah sengsara. Dan aku takut akan keluargaku setelah peninggalanku; dan istriku mandul. Maka berilah aku, dari sisi Engkau, seorang wali (waris) yang akan menjadi warisku dan yang menjadi waris keluarga Ya’kub; dan jadikanlah dia, wahai Tuanku, (seorang) yang menyenangkan.” (Quran 19:4-6)

Tuhan mengabulkan doa Nabi Zakaria dan mengaruniakan kepadanya seorang anak lelaki yang suci dan berhati-hati (takwa) yaitu Nabi Yahya
(damai atasnya).


- Doa Nabi Musa memohon kelapangan dada, kemudahan urusan, dan kefasihan lisan ketika akan menghadap Firaun

”Wahai Tuanku, lapangkanlah dadaku. Dan mudahkanlah untukku urusanku. Dan lepaskanlah ikatan pada lidahku, supaya mereka memahami ucapanku.” (Quran 20:25-28)


- Doa memohon ditambah pengetahuan

”Wahai Tuanku, tambahkanlah aku dalam pengetahuan.” (Quran 20:114)


- Doa memohon diberikan penyejuk mata (kegembiraan) dari istri dan keturunan

”Wahai Tuan kami, berilah kami kegembiraan dari istri-istri kami dan keturunan kami, dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang berhati-hati (takwa).” (Quran 25:74)


- Doa Nabi Ibrahim memohon kekuasaan, lidah kebenaran, dan kebun (surga) kebahagiaan

”Wahai Tuanku, berilah aku kekuasaan, dan satukanlah aku dengan orang-orang yang baik. Dan jadikanlah aku lidah kebenaran bagi orang-orang yang akhir. Dan jadikanlah aku termasuk pewaris-pewaris kebun (surga) kebahagiaan.” (Quran 26:83-85)


- Doa Nabi Sulaiman
(damai atasnya) memohon dijadikan orang yang berterima kasih dan dimasukkan di kalangan hamba Tuhan yang baik

”Wahai Tuanku, sediakanlah aku supaya aku berterima kasih atas kasih sayang Engkau, yang dengannya Engkau memberi aku nikmat, dan bapakku, dan ibuku; dan supaya aku mengerjakan kebaikan yang Engkau senangi, dan masukkanlah aku, dengan kasih sayang Engkau, di kalangan hamba-hamba Engkau yang baik.” (Quran 27:19)


- Doa Nabi Sulaiman memohon ampunan dan kerajaan

”Wahai Tuanku, ampunilah aku, dan berilah aku sebuah kerajaan seperti yang tidak dijatuhkan kepada barang siapa sesudah aku; sesungguhnya Engkaulah Yang Pemberi.” (Quran 38:35)


- Doa memohon ampunan dan dihindarkan dari rasa dendam terhadap orang beriman

“Wahai Tuan kami, ampunilah kami, dan saudara-saudara kami yang mendahului kami dalam keimanan, dan janganlah Engkau meletakkan di dalam jantung (hati) kami suatu perasaan dendam terhadap orang-orang yang percaya. Wahai Tuan kami, sesungguhnya Engkau Lembut, Pengasih.” (Quran 59:10)


- Doa istri Firaun memohon dibangunkan sebuah rumah di kebun (surga) dan diselamatkan dari Firaun

“Wahai Tuanku, bangunlah untukku di sisi-Mu sebuah rumah di kebun (surga), dan selamatkanlah aku dari Firaun dan pekerjaannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (Quran 66:11)


- Doa Nabi Nuh
(damai atasnya) memohon pengampunan untuk diri dan kedua orang tua, serta orang-orang yang percaya

”Wahai Tuanku, ampunilah aku, dan ibu bapakku, dan barang siapa yang masuk ke rumahku sebagai orang yang percaya, dan lelaki-lelaki yang percaya, dan perempuan-perempuan yang percaya; dan janganlah Engkau menambahkan bagi orang-orang yang zalim, kecuali kebinasaan!” (Quran 71:28)

Sebagai catatan, tidak boleh memohonkan ampunan untuk orang tua kita apabila telah jelas bahwa beliau mempersekutukan Tuhan.

”Tidak patut bagi Nabi, dan orang-orang yang percaya, meminta ampun bagi orang-orang yang menyekutukan, walaupun mereka sanak saudara yang dekat, setelah menjadi jelas bagi mereka bahwa mereka itu akan menjadi kawanan (neraka) yang menyala.” (Quran 9:113)


- Doa memohon perlindungan Tuhan dari kejahatan yang berkaitan dengan teluh

”Aku berlindung kepada Tuan waktu subuh. Dari kejahatan apa yang Dia cipta. Dan dari kejahatan kegelapan apabila ia gelap. Dan dari kejahatan orang (perempuan) yang meniup pada ikatan. Dan dari kejahatan pendengki apabila dia dengki.” (Quran 113:1-5)


- Doa memohon perlindungan dari bisikan setan

”Aku berlindung kepada Tuan manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan pembisik yang bersembunyi. Yang membisikkan di dalam dada manusia. Dari jin dan manusia.” (Quran 114:1-6)

Share on Facebook

Artikel Terkait:

2 comments:

Anonim mengatakan...

Saya sedang cari doa nabiullah Musa saat dikejar Firaun beliau ketemu laut. Cari bareng yuk....Jazaakumullah khairan katsiran (P-encari K-ebahagiaan S-esama)

m'hariis'son mengatakan...

Ki-sakti Menurut saya dalam QS 2:200 dan 201 itu, Alloh menceritakan ada org yg minta kebaikan dunia dan ayat 201,org minta kehidupan dunia dan Akhirat (ALLOH SEKEDAR MENCERITAKAN), Akan tetapi ditanggapi kebanyakan org sebagai Do'a sapu jagad !!! ha...ha..ha, kalo menurut saya Do'a itu yg kita minta hal-hal yg kita tidak melakukannya sendiri. contoh minta ampun dari dosa !!...kita khan tidak bisa mengapuni diri sendiri gitu !!!he..he.. kalau tetang permohonan hal dunia, semua sudah digelar/disediakan di muka bumi ini !!!. saya ingat QS : 28/77 yg diutamakan, AKHIRAT DULU, DUNIA HANYA SEKEDAR PESAN...."Dan carilah pada apa yang Allah berikan kepadamu untuk kampung Akhirat, dan jangan lupa bahagianmu di dunia. Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu. Dan jangan mencari kerusakan di Bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang merusak. ( 2/29, 3/145, 4/134, 3/197, 95/4, 28/60, 6/32, 29/64, 57/20).
SALAM...........................NN

Posting Komentar

Tolong jangan 'Anonymous'. Pilih 'Name/URL' lalu cantumkan nama panggilan anda untuk memudahkan sapaan. Kolom URL bisa dikosongkan saja. Terima kasih